MODEL LOKASI SPATIAL (HOTELLING) DENGAN FUNGSI UTILITAS YANG BERGANTUNG PADA REBATE

Abduh Sayid Albana, Rahaditya Dimas Prihadianto, Sinta Dewi, Muhammad Narendroduto Rokhyadi

Abstract

Model lokasi spasial adalah model dalam bidang ekonomi yang digunakan untuk menggambarkan kompetisi monopolistik di mana pelanggan memiliki preferensi terhadap merek sebuah produk dan lokasi tokonya. Model ini pertama kali diusulkan pada tahun 1929 yang umumnya disebut sebagai Hotelling’s linear city model. Model tersebut memberikan kontribusi yang sangat besar di bidang ekonomi dan teori permainan (Game Theory). Banyak penelitian terkini yang dikembangkan dari model linear city tersebut. Aplikasinya sendiri bisa dalam berbagai bidang mulai dari facility location hingga pricing decision. Kasus nyatanya di Indonesia adalah persaingan antara Alfamart dan Indomaret. Hal ini dapat terlihat dari lokasi toko dan harga mereka yang sangat bersaing. Untuk menarik lebih banyak pelanggan, selain berperang dari segi harga dan  lokasi toko, Alfamart dan Indomaret juga berperang dalam segi diskon (rebate war). Akan tetapi, penelitian mengenai Hotelling’s linear city model yang memepertimbangkan rebate war ini belum banyak dilakukan. Oleh sebab itu, pada penelitian ini kami mengusulkan sebukah model Hotelling’s linear city model dengan melibatkan factor diskon (rebate). Pada penelitian ini, kami mengusulkan sebuah persemaan untuk menghitung nilai diskon terbaik. Penelitian ini juga disetai dengan beberapa percobaan numerik, insight serta diskusi dari model yang diusulkan.

Keywords

Teori Permainan, Rebate-dependent demand, Operations Research

Refbacks

  • There are currently no refbacks.