PENGEMBANGAN MODEL PENGUKURAN KINERJA AGRI- FOOD SUPPLY CHAIN BERKELANJUTAN BERBASIS PENGELOLAAN RISIKO

Anggriani Profita, Deasy Kartika Rahayu

Abstract

Risiko dan ketidakpastian selalu menjadi isu penting dalam pengelolaan rantai pasok. Khususnya dalam agri- food supply chain (AFSC), kompleksitas pengelolaan risiko dan ketidakpastian meningkat karena karakteristik produk hasil pertanian yang mudah rusak, serta sifat produksinya yang sebagian besar didasarkan pada faktor cuaca dan proses biologi yang tidak terduga. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengelolaan risiko yang menyajikan penilaian terhadap faktor-faktor yang dapat melemahkan daya saing dan kinerja AFSC. Penelitian ini mengintegrasikan kerangka pengukuran kinerja AFSC dan konsep Rapid Agricultural Supply Chain Risk Assessment, dengan memperhatikan aspek-aspek berkelanjutan yang meliputi aspek ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan (planet). Kerangka teoritis yang dihasilkan diuji menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Kuesioner diberikan kepada 193 petani tanaman pangan yang tersebar di sentra- sentra pertanian Kabupaten Paser dan PPU. Berdasarkan analisis model konstruk (outer model), seluruh indikator memenuhi convergent validity, kecuali indikator PR12 yang berkaitan dengan risiko regulasi hukum dan birokrasi. Oleh karena itu, indikator ini dikeluarkan dari konstruk model penelitian. Setelah semua indikator tervalidasi, selanjutnya dilakukan uji reliabilitas dengan melihat nilai composite reliability dari blok indikator yang mengukur setiap konstruk. Seluruh konstruk memiliki nilai di atas 0.7, sehingga semuanya dapat dikatakan reliabel. Adapun berdasarkan analisis model struktural (inner model), dapat disimpulkan bahwa pengelolaan risiko berpengaruh signifikan terhadap kinerja AFSC dan perspektif berkelanjutan. Akan tetapi, variabel perspektif berkelanjutan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja AFSC.

Keywords

Pengukuran Kinerja, Agri-Food Supply Chain, Berkelanjutan, Risiko, SEM

References

- Agarwal, S. 2017. Issues in Supply Chain of Fruits and Vegetables in Agri-food Supply Chain: A Review of Certain Aspects. International Journal of Commerce and Management Research. 37-43.

- Ahumada, O. dan J. R. Villalobos. 2009. Application of Planning Models in the Agri- Food Supply Chain. European Journal of Operational Research. 195: 1-20.

- Aramyan, L., C. Ondersteijn, O. van Kooten, dan A. Oude Lansink. 2006. Performance Indicators in Agri-Food Production Chains. Quantifying the Agri-Food Supply Chain. Springer.

- Aramyan, L. H., A. G. J. M. Oude Lansink, J. G. A. J. van der Vorst, dan O. van Kooten. 2007. Performance Measurement in Agri- Food Supply Chain: A Case Study. Supply Chain Management: An International Journal. 12 (4): 304-315.

- Bhagwat, R. dan M. K. Sharma. 2007. Performance Measurement of Supply Chain Management: A Balanced Scorecard Approach. Computers and Industrial Engineering. 53: 43-62.

- Dania, W. A. P., K. Xing, dan Y. Amer. 2016. Collaboration and Sustainable Agri-food Supply Chain: A Literature Review. MATECH Web of Conference. 58: 1-10.

- Ghozali, I. 2007. Structural Equation Modelling dan Aplikasi dengan Program AMOS 16. Badan Penerbit UNDIP. Semarang.

- Gold, S., N. Kunz, dan G. Reiner. 2016. Sustainable Global Agrifood Supply Chains: Exploring the Barriers. Journal of Industrial Ecology. 21 (2): 249-260.

- Hahn, G. J. dan H. Kuhn. 2011. Value-based Performance and Risk Management in Supply Chains: A Robust Optimization Approach. International Journal of Production Economics. 10: 1-10.

- Handayati, Y., T. M. Simatupang, dan T. Perdana. 2015. Agri-food Supply Chain Coordination: the State of the Art and Recent Developments. Logistics Research. 8 (5): 1-15.

- Ishak, A. F., Rusmadi, D. Ruhiyat, dan B. Yusuf. 2013. Visi Kaltim 2030: Pertumbuhan Ekonomi Hijau yang Berkeadilan. MGU.

- Jaffe, S., P. Siegel, dan C. Andrews. 2008. Rapid Agricultural Supply Chain Risk Assessment: Conceptual Framework and Guidelines for Application. Agriculture and Rural Development Department World Bank.

- Li, D. dan C. OBrien. 1999. Integrated Decision Modelling of Supply Chain Efficiency. International Journal of Production Economics. 59: 147-157.

- Santoso, S. 2011. Structural Equation Modeling (Konsep dan Aplikasi dengan AMOS 18). PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

- Van der Vorst, J. G. A. J. 2000. Performance Measurement in Agri-Food Supply Chain: An Overview. Quantifying the Agri-Food Supply Chain. Wageningen. Natherlands.

- Varsei, M., C. A. Soosay, B. Fahimnia, dan J. Sarkis. 2014. Framing Sustainability Performance of Supply Chains with Multidimensional Indicators. Supply Chain Management: An International Journal. 19 (3): 242-257.

- Vlajic, J. V., J. G. A. J. van der Vorst, dan R. Haijema. 2011. A Framework for Designing Robust Food Supply Chains. International Journal of Production Economics. 137: 176-189.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.