DESAIN DISPLAY PENJUALAN IKAN DAN DAGING DENGAN PENDEKATAN FOCUS GROUP DISCUSSION UNTUK MENJAMIN HIGIENE DAN SANITASI

Nur Ihwan Safutra, Hari Purnomo, Takdir Alisyahbana, Muhammad Yakub, Hardi Ismail

Abstract

Ikan dan daging termasuk komoditi yang tidak tahan lama dan mudah rusak jika ditempatkan di udara terbuka. Penyebab kerusakan diantaranya adalah aktifnya mikroorganisme dan bakteri yang ada tersebar melalui udara. Dan pada suhu udara yang lembab, mikroorganisme dan bakteri dapat berkembang biak lebih cepat lagi, sehingga jumlahnya berlipat ganda terutama ikan dalam masa penjualan di pasar tradisional colombo. Untuk Meningkatkan hygiene dan sanitasi bahan makanan diperlukan display yang dapat meminimalisir kontaminasi mikroorganisme dan bakteri, dimana mikroorganisme dan bakteri tidak dapat berkembang biak. Penggunaan di pasar tradisional, diperlukan sebuah display yang sesuai yaitu tidak hanya sebagai sarana penyimpanan saja tetapi juga dapat memperlihatkan produk atau komoditi yang hendak dijual kepada konsumen, agar dapat menarik perhatian dan minat konsumen untuk membelinya. Perancangan dilakukan dengan pendekatan FGD dan dimensi antropometri. Dimensi Antropometri yang digunakan adalah (Tsd) Tinggi siku duduk, (Tpd) Tinggi polipteal duduk, (Tld) Tinggi lutut duduk, Rentang tangan ke samping, Rentang tangan ke depan dan Panjang lengan bawah. Berdasarkan antropometri dihasilkan rancangan meja penjaja ikan dan daging dengan dimensi 148,3 x 75,35 x 94,5 cm, berbahan stainlees steel 304 yang anti karat.

 

Keywords

Pasar Tradisional, Focuss Group Discussion, Antorpometri

Refbacks

  • There are currently no refbacks.