OPTIMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN DARAH MENGGUNAKAN SIMULASI MONTE CARLO

Anggriani Profita

Abstract

Persediaan darah merupakan bagian penting dalam penjaminan kesehatan masyarakat. Hal tersebut berdampak besar bagi keberhasilan pada hampir seluruh prosedur perawatan medis. Kesenjangan antara donasi dan kebutuhan darah semakin meningkat, sedangkan tidak ada alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan darah mengingat darah diberikan oleh pendonor secara sukarela. Selain itu, hingga saat ini, tidak ada produk maupun proses kimia yang dapat digunakan untuk menghasilkan darah. Oleh karenanya, darah dianggap sebagai sumber daya yang langka. Meminimalkan kekurangan persediaan darah dan pemborosan darah akibat kadaluarsa merupakan tantangan utama dalam pengelolaan persediaan darah. Tidak tersedianya darah meningkatkan risiko mortalitas dan morbiditas pasien, sementara tingkat persediaan yang tinggi meningkatkan risiko kerusakan darah yang berakibat pada tingginya biaya persediaan dan tidak efisiennya penggunaan darah.

Penelitian ini dilaksanakan di UTDC PMI Kota Balikpapan yang bertujuan untuk merancang model simulasi persediaan darah serta menetapkan tingkat persediaan darah optimal menggunakan simulasi Monte Carlo. Dalam simulasi ini, variabel kontrol adalah besaran darah masuk, adapun variabel respon adalah total biaya yang merupakan hasil dari penjumlahan biaya kekurangan darah dan darah rusak. Hasil simulasi dengan 8 kali replikasi diperoleh nilai optimal darah masuk untuk golongan darah A, B, O, dan AB berturut-turut sebanyak 22 kantong, 19 kantong, 28 kantong, dan 9 kantong darah per hari. Adapun total biaya persediaan yang minimum adalah Rp 1.956.500; Rp 1.772.550; Rp 2.485.350; dan Rp 1.100.700 berturut-turut untuk golongan darah A, B, O, dan AB.

Keywords

Darah, Manajemen Persediaan, Simulasi, Monte Carlo

References

- Beliën, J., Forcé, H., (2012). Supply chain management of blood products: a literature review. European Journal of Operational Research 217, 1 – 16.

- Chu, Y., You, F., Wassick, J. M., Agarwal, A., (2015). Simulation-based optimization framework for multi-echelon inventory systems under uncertainty. Computers and Chemical Engineering 73, 1 – 16.

- Duan, Q., Liao, W., (2013). A new age-based replenishment policy for supply chain inventory optimization of highly perishable products. International Journal of Production Economics 145, 658 – 671.

- Ghandforoush, P., Sen, T. K., (2010). A DSS to manage platelet production supply chain for regional blood centers. Decision Support Systems 50, 32 – 42.

- Gregor, P. J., Forthofer, R. N., Kapadia, A. S., (1982). An evaluation of inventory and transportation policies of a regional blood distribution system. European Journal of Operational Research 10, 106 – 113.

- Gunpinar, S., Centeno, G., (2015). Stochastic integer programming models for reducing wastages and shortages of blood products at hospitals. Computers & Operations Research 54, 129 – 141.

- Haijema, R., van der Wal, J., van Dijk, N. M., (2007). Blood platelet production: optimization by dynamic programming and simulation. Computers & Operation Research 34, 760 – 779.

- Haijema, R., van Dijk, N., van der Wal, J., Sibinga, C. S., (2009). Blood platelet production with breaks: optimization by SDP and simulation. International Journal of Production Economics 121, 464 – 473.

- Karels, V. G., Noordman, R. H., (2012). The optimal inventory management of blood products. Tesis Operations Research and Management, Universiteit van Amsterdam.

- Katsaliaki, K., Mustafee, N., Kumar, S., (2014). A game-based approach towards facilitating decision making for perishable products: an example of blood supply chain. Expert Systems with Applications 41, 4043 – 4059.

- Kähkönen, A. K., (2011). Conducting a case study in supply chain management. Operations and Supply Chain Management 4 (1), 31 – 41.

- Kementerian Kesehatan RI, (2013). Situasi Pelayanan Darah di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 1 – 7.

- Melander, L., (2014). Buyer-supplier collaboration in new product development between two equally powerful firms: a case study of ABB and SKF. Operations and Supply Chain Management 7 (3), 107 – 113.

- Zahraee, S. M., Rohani, J. M., Firouzi, A., Shahpanah, A., (2015). Efficiency improvement of blood suply chain system using Taguchi method and dynamic simulation. Procedia Manufacturing 2, 1 – 5.

- Zepeda, E. D., Nyaga, G. N., Young, G. J., (2016). Supply chain risk management and hospital inventory: effects of system affiliation. Journal of Operations Management 44, 30 – 47.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.