Pemetaan dan Survei Geokimia Batuan untuk Prospeksi Mineralisasi Bijih pada Daerah Tolangohula, Kabupaten Limboto, Provinsi Gorontalo

Arifudin Idrus

Abstract

Tolangohula merupakan prospek yang berada dalam sabuk mineralisasi emas dan logam dasar di Sulawesi Utara, secara administratif terletak di Kabupaten Limboto, Provinsi Gorontalo. Sementara itu data eksplorasi atau penelitian mineralisasi masih terbatas. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi, sebaran zona alterasi dan mineralisasi bijih, serta geokimia batuan/bijih untuk mendeliniasi daerah-daerah target yang direkomendasi pada kegiatan eksplorasi lanjutan yang lebih rinci. Metoda penelitian yang diterapkan antara lain pemetaan geologi dan alterasi rinci, pengambilan sampel, analisis sampel dengan petrografi, mikroskopi bijih dan geokimia bijih dengan menggunakan FA-AAS dan ICP-MS. Data geokimia dianalisis secara univariat dan multivariat. Daerah penelitian tersusun oleh satuan andesit yang diterobos oleh satuan diorit-granodiorit yang merupakan bagian dari Intrusi Diorit Boliohuto (Tmbo) yang berumur Miosen Tengah-Akhir. Struktur yang berkembang relatif timur laut-barat daya dan barat laut-tenggara. Alterasi hidrotermal diidentifikasi berupa filik, argillik dan propilitik. Zona filik memiliki intensitas alterasi yang pervasif, kuat dan berasosiasi dengan kehadiran urat-uratan dengan struktur stockwork. Mineralisasi bijih dalam bentuk tersebar dalam batuan (disseminated) dan mengisi urat/uratan dicirikan dengan kehadiran bornit, kalkopirit, pirit, magnetit dan free gold. Kadar emas berkisar dari < 0,005 ppm hingga 0,363 ppm dan rerata 0,028 ppm. Kadar tembaga berkisar dari < 2 ppm sampai 1.830 ppm (0,183%), dengan rerata 189,5 ppm. Nilai kadar Cu dan Au berkorelasi positif dan berasosiasi dengan zona mineralisasi dan alterasi yang kuat berupa filik. Berdasarkan karakteristik endapan tersebut, kemungkinan tipe endapan yang hadir di daerah penelitian adalah tipe endapan Cu-Au porfiri. Studi ini juga merekomendasi 3 daerah target eksplorasi lanjut yaitu Daerah Target 1 (Blok Timur), Daerah Target 2 (Blok Tengah) dan Daerah Target 3 (Blok Barat). Metoda eksplorasi lanjut yang direkomendasi meliputi geokimia tanah (soil geochemistry) serta survei geofisika IP dan/atau ground magnetics.

Keywords

Diorit-granodiorit; andesit; filik; porfiri; Tolangohula

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.