Adsorpsi Ion Logam Fe dan Zn pada Air Limbah Menggunakan Karbon Aktif dari Batubara Peringkat Rendah

Indah Permata Sari, Suliestyah Suliestyah

Abstract

Indonesia memiliki cadangan batubara peringkat rendah yang sangat melimpah. Batubara ini memiliki kadar air tinggi dan nilai kalor rendah sehingga akan menimbulkan banyak kerugian dalam pemanfaatannya sebagai sumber energi. Sehingga penggunaan batubara peringkat rendah sebagai bahan baku karbon aktif merupakan salah satu alternatif yang cukup menjanjikan. Studi ini bertujuan untuk menghasilkan karbon aktif berbahan dasar batubara yang memiliki daya adsorpsi tinggi terhadap logam berat dalam air limbah. Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap aktivasi dan karbonisasi. Daya adsorpsi karbon aktif yang dihasilkan dianalisa dengan menggunakan air limbah yang berasal dari laboratorium kimia. Kadar ion logam Fe dan Zn sebelum dan setelah adsorpsi dianalisa dengan menggunakan SSA. Uji adsorpsi dilakukan dengan memvariasikan berat adsorben dan waktu kontak adsorpsi. Dua jenis karbon aktif dengan ukuran butir berbeda, yaitu 80 mesh dan 100 mesh dibuat kemudian dipilih karbon aktif dengan bilangan iodin tertinggi untuk digunakan pada uji adsorpsi. Karbon aktif 80 mesh menghasilkan yield sebesar 41% dan bilangan iodin tertinggi sebesar 1323 mg/g sehingga digunakan pada uji adsorpsi. Pada analisis pengaruh ukuran butir diperoleh bahwa berat karbon aktif 1200 mg menghasilkan serapan Fe dan Zn tertinggi yaitu sebesar 43% dan 81% berturut-turut. Sedangkan pada analisis pengaruh waktu kontak diperoleh waktu kontak optimal untuk adsorpsi Fe adalah 48 jam dengan nilai serapan 59% dan waktu kontak 24 jam untuk adsorpsi Zn dengan nilai serapan 41%. Karbon aktif yang dihasilkan pada studi ini memiliki kemampuan adsorpsi yang cukup tinggi sehingga efektif digunakan sebagai adsorben logam berat dalam air limbah.

Keywords

karbon aktif ; batubara peringkat rendah ; adsorpsi ; air limbah

Full Text:

PDF

Refbacks