ESTIMASI SUMBERDAYA NIKEL LATERIT DENGAN MEMBANDINGKAN METODE NEAREST NEIGHBOUR POINT DAN INVERSE DISTANCE WEIGHTING

Muhammad Irwan Zibuka

Abstract

Perhitungan sumberdaya berperan penting menentukan jumlah kualitas dan kemudahan dalam eksplorasi secara komersial dengan metode estimasi yang sesuai dengan kondisi geologi, genesa, dan mineralisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total sumberdaya endapan nikel laterit dengan menggunakan metode metode  Nearest neighbour point (NNP) dan  Inverse distance weighting  (IDW) serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil estimasi sumberdaya dengan dua metode tersebut. Dari hasil estimasi sumberdaya dengan metode IDW pada penelitian ini diperoleh tonase sumberdaya sebesar 2.540.953 ton dengan rata-rata kadar Ni 1,85%. Sedangkan hasil tonase sumberdaya dengan metode NNP sebesar 2.412.852ton dengan rata-rata kadar Ni 1,95%. Total tonase sumberdaya endapan nikel laterit yang diperoleh pada Blok “X” Konawe memiliki selisih sebesar 128.101 ton. Berdasarkan perhitungan tersebut maka diperoleh persen selisih sebesar 5 %. Penyebab perbedaan hasil estimasi sumberdaya tersebut adalah jumlah titik yang berpengaruh dalam suatu blok. Perhitungan dengan metode IDW dihitung berdasarkan titik data yang terdekat dengan titik yang oleh nilai titik yang paling dekat dengan blok tersebut.

References

- Amandemen 1 - SNI 13-4726-1998., Klasifikasi Sumberdaya Mineral dan Cadangan, Badan Standardisasi Nasional.

- Hartman, H. L., 1992. SME Mining Engineering Handbook 2 nd edition volume 1. Society For Mining, Metallurgy And Exploration, Inc. Littleton: Colorado.

- Latif, A. A., 2008. Studi Perbandingan Metode Nearest Neighbourhood Point (NNP), Inverse Distance Weighted (IDW) dan Kriging pada Perhitungan Cadangan Nikel Laterit.

- Nugroho, Rinawan, Wibawa, 2014, Pemodelan Tiga Dimensi (3D) Potensi Laterit Nikel, Jurnal Itenas Rekayasa © LPPM Itenas | No.1 | Vol. XVIII ISSN: 1410-3125

- Notosiswoy,S., 2000, Teknik Eksplorasi , Jurusan Teknik Petambangan, Fakultas Ilmu Kebumian Dan Teknologi Mineral ITB, Bandung.

- Syafrizal, 2011, Karakterisasi Mineralogi Endapan Nikel Laterit Di Daerah Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan,Sulawesi Tengggara, JTM Vol. XVIII No. 4

- Syafrizal, 2009, Analisis Kerapatan Data Eksplorasi Dan Estimasi Sumberdaya Dengan Pendekatan Geostatistik Pada Endapan Nikel Laterit Di Daerah Halmahera Timur, JTM Vol. XVI No. 2

- Syaripudin, 2010, Pemodelan Sumberdaya Bitumen Alam Dengan Metode Transition Probability Geostatistics, JTM Vol. XVII No 1

- Widayat.A.H, 2005, Modul Responsi TE 3231, Metode Perhitungan Cadangan, Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral, Institut Teknologi Bandung.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.