ANALISIS POTENSI AIR ASAM TAMBANG PADA BATUAN PENGAPIT BATUBARA DI SALOPURU BERDASARKAN KARAKTERISTIK GEOKIMIA

Kasmiani Kasmiani, Sri Widodo Sri Widodo, Hasbi Bakri Hasbi Bakri

Abstract

Hubungan antara kegiatan penambangan dengan lingkungan selalu menjadi isu hangat hingga saat ini, salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah adanya pencemaran air yang disebabkan oleh kegiatan penambangan yaitu masalah Air Asam Tambang (AAT). Penelitian bertujuan untuk memprediksi potensi AAT pada batuan pengapit batubara (floor dan roof) di Salopuru, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Pengujian ini menggunakan metode uji XRD (X- Ray Diffraction) dan Petrografi (sayatan poles). Hasil analisis XRD maupun Petrografi menunjukkan adanya mineral-mineral sulfida sebagai salah satu faktor penyebab atau pemicu sifat asam yang terkandung dalam setiap sampel. Pada lapisan floor terdapat mineral Pirit (FeS2) dan Spalerit (ZnS), sedangkan pada lapisan roof terdapat mineral Pirit (FeS2) dan Kalkopirit (CuFeS2). Sehingga berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwabatuan pengapit lapisan floor maupun lapisan roof dapat dikategorikan sebagai batuan PAF (Potentially Acid Forming).

Keywords

batubara, AAT, mineral sulfida, XRD, Petrografi

References

- Arif, I., 2014, Batubara Indonesia, Bandung, Gramedia Pustaka Utama. Gautama, R.S., 2014, Pembentukan,

Pengendalian, danPengelolaan Air Asam Tambang, ITB, Bandung, Indonesia.

- Muchjidin, 2006, Pengendalian mutu dalam Industri batubara, ITB, Bandung.

- Smallman, R., & Bishop, R. (1999). Modern Physics Metallurgy and Materials Engineering. Oxford : Butterworth

- Heinemann. Widyawati, N. (2012). Analisa

Pengaruh Heating Rate terhadap tingkat Kristal dan Ukuran Butir Lapisan BZT yang Ditumbuhkan dengan Metode Sol Gel. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.